Sabtu, 18 Maret 2017

TUGAS 1 PEREKONOMIAN INDONESIA



SISTEM EKONOMI
Sistem perekonomian merupakan bagian yang terpenting dalam kehidupan suatu bangsa, karena sistem yang dianut menjadi panduan kemana perekonomian akan dibawa.
Pengertian sistem adalah :

  • Secara etimologis dari bahasa Latin “systema” dan bahasa Yunani “sustema” artinya satu kesatuan yang terdiri dari komponen dan elemen yang dihubungkan bersama untuk memudahkan aliran informasi, materi atau energi.
  • Secara umum, sistem adalah sekelompok elemen yang berinteraksi dan bekerja sama untuk mencapai suatu tujuan dimana bentuk sistem bisa apa saja dan berada dimana saja

Didalam kehidupan terdapat adanya upaya manusia untuk memenuhi kebutuhan-kebutuhannya yang akhirnya memunculkan sistem ekonomi.
Pengertian sistem ekonomi :
  •  Adam Smith (1981), sebagai bapak ekonomi mendefinisikan sistem ekonomi merupakan mempelajari upaya manusia memenuhi kebutuhan hidup di masyarakat dalam meningkatkan kesejahteraan.
  •  Dumairy (1996), sistem ekonomi adalah suatu sistem yang mengatur serta menjalin hubungan ekonomi antar manusia dengan seperangkat kelembagaan dalam suatu tatanan kehidupan.
  • Gunadi (1985), sistem ekonomi adalah sistem ekonomi adalah sistem sosial atau kemasyarakatan dalam rangka mencapai kemakmuran.
Secara umum sistem ekonomi adalah bagian dari tata kelola negara dalam menjalankan funsinya dalam bidang ekonomi dengan tujuan untuk kesejahteraan rakyatnya.
Macam-macam perekonomian indonesia dibagi menjadi 5, yaitu :
                 A.   SISTEM EKONOMI TRADISIONAL
Sistem ekonomi tradisional merupakan sistem ekonomi yang diterapkan oleh masyarakat tradisional secara turun temurun dengan hanya mengandalkan alam dan tenaga kerja.
`          Ciri dari sistem ekonomi tradisional adalah :
1.    Teknik produksi dipelajari secara turun temurun  dan bersifat sederhana.
2.    Hanya sedikit menggunakan modal.
3.    Pertukaran dilakukan dengan sistem barter (barang dengan barang).
4.    Belum mengenal pembagian kerja.
5.    Masih terikat tradisi.
6.    Tanah sebagai tumpuan kegiatan produksi dan sumber kemakmuran.

           Sistem ekonomi tradisional memiliki kelebihan sebagai berikut :
·         Tidak terdapat persaingan yang tidak sehat, hubungan antar individu sangat erat.
·          Masyarakat merasa sangat aman, karena tidak ada beban berat yang harus dipikul.
·         Tidak individualistis.
           Kelemahan dari sistem ekonomi tradisional adalah :
1.    Teknologi yang digunakan masih sangat sederhana, sehingga produktivitas rendah.
2.    Mutu barang hasil produksi masih rendah.
           Pada zaman sekarang sistem ekonomi tradisional sudah tidak lagi digunakan, namun di beberapa daerah pelosok, seperti suku badui dalam, sistem ini masih digunakan dalam kehidupan sehari hari.
   B.   Sistem Ekonomi Pasar (Liberal/Bebas)
           Sistem ekonomi pasar adalah suatu sistem ekonomi dimana seluruh kegiatan ekonomi mulai dari produksi, distribusi dan konsumsi diserahkan sepenuhnya kepada mekanisme pasar. Sistem ini sesuai dengan ajaran dari Adam Smith, dalam bukunya An Inquiry Into the Nature and Causes of the Wealth of Nations.
           Ciri dari sistem ekonomi pasar adalah : 
1.     Setiap orang bebas memiliki barang, termasuk barang modal.
2.     Setiap orang bebas menggunakan  barang dan jasa yang dimilikinya.
3.     Aktivitas ekonomi ditujukan untuk memperoleh laba.
4.     Semua aktivitas ekonomi dilaksanakan oleh masyarakat (Swasta).
5.     Pemerintah tidak melakukan intervensi dalam pasar.
6.     Persaingan dilakukan secara bebas.
7.     Peranan modal sangat vital.
           Kebaikan dari sistem ekonomi antara lain:
1.     Menumbuhkan inisiatif dan kreasi masyarakat dalam mengatur kegiatan ekonomi.
2.     Setiap individu bebas memiliki sumber-sumber produksi.
3.     Munculnya persaingan untuk maju.
4.     Barang yang dihasilkan bermutu tinggi, karena barang yang tidak bermutu tidak akan laku dipasar.
5.     Efisiensi dan efektivitas tinggi karena setiap tindakan ekonomi didasarkan atas motif mencari laba.
       Kelemahan dari sistem ekonomi antara lain:
1.        Sulitnya melakukan pemerataan pendapatan.
2.        Cenderung terjadi eksploitasi kaum buruh oleh para pemilik modal.
3.        Munculnya monopoli yang dapat merugikan masyarakat.
4.     Sering terjadi gejolak dalam perekonomian karena kesalahan alokasisumber daya oleh individu.

        C.    Sistem Ekonomi Komando (Terpusat)
           Sistem ekonomi komando adalah sistem ekonomi dimana peran pemerintah sangat dominan dan berpengaruh dalam mengendalikan perekonomian. Pada sistem ini pemerintah menentukan barang dan jasa apa yang akan diproduksi, dengan cara atau metode bagaimana barang tersebut diproduksi, serta untuk siapa barang tersebut diproduksi.
           Ciri dari sistem ekonomi pasar adalah : 
1.     Semua alat dan sumber-sumber daya dikuasai pemerintah.
2.     Hak milik perorangan tidak diakui.
3.     Tidak ada individu atau kelompok yang dapat berusaha dengan bebas dalam kegiatan perekonomian.
4.     Kebijakan perekonomian diatur sepenuhnya oleh pemerintah.
           Kebaikan dari sistem ekonomi terpusat adalah:
1.    Pemerintah lebih mudah mengendalikan inflasi, pengangguran dan masalah ekonomi lainnya.
2.    Pasar barang dalam negeri berjalan lancar.
3.    Pemerintah dapat turut campur dalam hal pembentukan harga.
4.    Relatif mudah melakukan distribusi pendapatan.
5.    Jarang terjadi krisis ekonomi.
      Kelemahan dari sistem ekonomi terpusat adalah :
1.     Mematikan inisiatif individu untuk maju
2.     Sering terjadi monopoli yang merugikan masyarakat
3.     Masyarakat tidak memiliki kebebasan dalam memilih sumber daya
          D.   Sistem Ekonomi Campuran
           Sistem ekonomi campuran merupakan dari sistem ekonomi pasar dan terpusat, dimana pemerintah dan swasta saling berinteraksi dalam memecahkan masalah ekonomi.
           Ciri dari sistem ekonomi campuran adalah : 
1.     Merupakan gabungan dari sistem ekonomi pasar dan terpusat.
2.     Barang modal dan sumber daya yang vital dikuasai oleh pemerintah.
3     Pemerintah dapat melakukan intervensi dengan membuat peraturan, menetapkan kebijakan fiskal, moneter, membantu dan mengawasi kegiatan swasta.
4.     Peran pemerintah dan sektor swasta berimbang.

        Penerapan sistem ekonomi campuran akan mengurangi berbagai kelemahan dari sistem ekonomi pasar dan komando dan ditujukan untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat.
           E.   Sistem Ekonomi Kerakyatan
           Sistem Ekonomi Kerakyatan adalah Sistem Ekonomi Nasional Indonesia yang berasas kekeluargaan, berkedaulatan rakyat, bermoral Pancasila, dan menunjukkan pemihakan sungguh-sungguh pada ekonomi rakyat.
      syarat mutlak berjalannya sistem ekonomi kerakyatan yang berkeadilan sosial :
  •  Berdaulat di bidang politik
  •  Mandiri di bidang ekonomi
  •  Berkepribadian di bidang budaya
           Yang mendasari paradigma pembangunan ekonomi kerakyatan yang berkeadilan sosial

  •  Penyegaran nasionalisme ekonomi melawan segala bentuk ketidakadilan sistem dan kebijakan ekonomi
  • Pendekatan pembangunan berkelanjutan yang multidisipliner dan multikultural
  • Pengkajian ulang pendidikan dan pengajaran ilmu-ilmu ekonomi dan sosial di sekolah-sekolah dan perguruan tingg
HUBUNGAN SISTEM POLITIK DENGAN SISTEM EKONOMI

Sistem politik dan sistem ekonomi merupakan hal penting dalam tatanan suatu bangsa. Ada yang mengatakan bahwa sistem politik dan sistem ekonomi dianggap sebagai dua sisi mata uang yang berbeda,tetapi menurut saya tidak setuju dengan hal tersebut, karena sistem politik dan sistem ekonomi memiliki struktur yang sama sehingga saling melengkapi dan mendukung. Dimana politik juga menentukan sistem ekonomi, misalnya sistem pemerintah demokrasi dan sistem ekonomi liberal. Demokrasi tidak akan tegak tanpa ekonomi liberal, ekonomi liberal pun tidak akan tegak tanpa demokrasi. Umumnya, semakin maju ekonomi suatu negara maka akan semakin liberal sistem ekonominya dan disertainya sistem politik kearah demokrasi. Dimana kedua sistem tersebut memiliki prinsip yang sama
Daftar pustaka :
·         Suroso, P C. 1994. Perekonomian Indonesia. Jakarta: PT. Gramedia Pustaka Utama
·         Swasono, Sri Edi. 1985. Sistem Ekonomi dan Demokrasi Ekonomi. Jakarta: Universitas Indonesia(UI-Press)