SUMBER PEMBIAYAAN PEMBANGUNAN
Sumber pembiayaan pembangunan merupakan pengalokasian
dana yang digunakan untuk pembangunan
kegiatan ekonomi, sosial, fisik, dll. Sumber pembiayaan sendiri dibedakan
menjadi dua, yaitu: sumber pembiayaan konvensional dan sumber pembiayaan non konvensional. Sumber
pembiayaan konvensional diperoleh dari pemerintah, yaitu dari anggaran
pemerintah seperti APBN /APBD, pajak, retribusi.Sedangkan sumber pembiayaan non-konvensional diperoleh dari gabungan
dana pemerintah, swasta, dan masyarakat. Misalnya: zakat, dana pensiun,
tabungan masyarakat. Sumber pembiayaan dalam negeri
1. Tabungan masyarakat adalah bagian dari pendapatan yang diterima masyarakat yang dengan sukarela tidak digunakan untuk konsumsi.
2. Tabungan pemerintah adalah keseluruhan pendapatan yang diterima pemerintah dikurangi dengan total pengeluaran rutin.
3. Tabungan paksa adalah langkah yang dilakukan pemerintah untuk melakukan pinjaman ke masyarakat, badan-badan keuangan di luar bank komersial (LKBB), bank komersial, bank sentral dan mencetak uang baru dalam rangka menanggulangi defisit anggaran.
4. Hasil dari perdagangan luar negeri, yaitu yang diperoleh dari kelebihan nilai ekspor dikurangi nilai impor.
PEMERINTAH
BERWAWASAN LINGKUNGAN
Pemerintah berwawasan
lingkungan adalah bahwa dalam menyelenggarakan pemerintahannya berdasarkan
kelestarian lingkungan atau dapat disebut dengan penyelenggaraan pemerintahan
hijau Contohnya :
a.
Pemerintah membuat aturan tentang penghijauan
atau kebersihan lingkungan.
b.
Menekan perusahaaan dalam sektor industri agar dapat
mengolah limbah dengan baik
c.
Pemanfaatan sumber daya alam yang optimal
d.
Melakukan penghematan sumber energi seperti listrik
KOMPONEN PENDAPATAN NASIONAL
1. Produk Domestik Bruto (PDB)
|
|
Produk
Domestik Bruto (Gross Domestic Product/GDP) adalah seluruh barang dan jasa
yang dihasilkan seluruh warga masyarakat (termasuk warga negara asing) suatu
negara dalam periode tertentu biasanya satu tahun. Penghitungan nilai PDB
dapat dilakukan atas dua macam dasar harga yaitu :
|
|
2. Produk Nasional Bruto (PNB)
|
|
Produk Nasional Bruto (Gross
National Product/GNP) adalah seluruh barang dan jasa yang dihasilkan
masyarakat suatu negara dalam periode tertentu, biasanya satu tahun, termasuk
di dalamnya barang dan jasa yang dihasilkan warga negara tersebut yang
berada/bekerja di luar negeri. Barang dan
jasa yang dihasilkan warga negara asing yang bekerja di dalam negeri, tidak
termasuk GNP.
|
|
3. Produk Nasional Netto (PNN) |
|
Produk
Nasional Netto (Net National Product/NNP) atau produk nasional bersih adalah
jumlah barang dan jasa yang dihasilkan masyarakat suatu negara dalam
periode tertentu, biasanya satu tahun setelah dikurangi penyusutan
(depresiasi) dan barang pengganti modal.
|
|
4. Pendapatan Nasional Netto (Bersih) |
|
Pendapatan Nasional
Bersih (Net National Income/NNI) adalah nilai dari produk nasional bersih
(net national income) dikurangi dengan pajak tidak langsung.
|
|
5. Pendapatan Perseorangan |
|
Pendapatan Perseorangan
(Personal Income) adalah jumlah seluruh penerimaan yang diterima perseorangan
sebagai balas jasa dalam proses produksi. Pendapatan perseorangan ini
dapat juga disebut pendapatan kotor, karena tidak semua pendapatan
perseorangan netto jatuh ke tangan pemilik faktor produksi, sebab masih harus
dikurangi laba yang tidak dibagi, pajak penghasilan, iuran jaminan sosial
maupun pembayaran yang bersifat transfer payment (pembayaran pindahan)
seperti pensiunan.
|
|
6. Pendapatan Bebas |
|
Pendapatan Bebas (Disposable
Income/DI) adalah pendapatan yang diterima masyarakat yang sudah siap untuk
dibelanjakan penerimanya. Pendapatan
ini merupakan hak mutlak bagi penerimanya. Pendapatan bebas diperoleh dari
pendapatan perseorangan dikurangi pajak langsung.
|
Daftar Putaka
https://sofyanwsw.wordpress.com/2014/03/09/komponen-komponenpendapatannasional/
Tidak ada komentar:
Posting Komentar